Kamis, 05 Maret 2009

Materi Praktik IPA SMK

Bingung Mencari Materi Ujian Praktik IPA SMK ??
By Purwo Sutanto

Model Gunung dibuat dari bubur kertas bekas, salah satu benda hasil daur ulang kertas bekas

Beberapa hari terakhir mendekati momen ujian akhir sekolah, barangkali menjadi hari yang agak membingungkan bagi rekan guru pengajar IPA SMK (pariwisata), terutama mereka yang diberi tugas melaksanakan uji praktik IPA. Ada beberapa SMS dan juga email yang sampai ke alamat saya, yang menanyakan beberapa hal yang berkait dengan materi uji praktik IPA SMK. Saya jadi bengong juga, memangnya siapa saya koq rekan-rekan ini bertanya pada saya tentang hal tersebut?
Dari jalur info itu ada yang menanyakan materi apa yang pas untuk uji praktik IPA, ada juga yang meminta tanggapan, bagaimana kalau materi uji praktik IPA SMK tahun 2009 dibuat sama dengan materi tahun sebelumnya.
Pada tahun sebelumnya kebanyakan sekolah masih menggunakan standar isi kurikulum 2004 (KBK), ada juga yang masih kurikulum 1999. Maka jika ada yang mengadakan uji praktik IPA SMK dengan materi pengukuran pH larutan tertentu atau yang lebih aplikatif, seperti pembuatan deterjen/sabun/ sampoo, jelas relevan secara hukum (berdasar kurikulum). Sehingga bisa sinkron antara kompetensi dasar yang digunakan acuan membuat kisi-kisi uji praktik dengan soal uji praktiknya.
Nah, ketika sekarang materi IPA SMK kelas XII sudah total menggunakan standar isi 2006/ KTSP yang materinya sangat berbeda dengan standar isi 2004/1999, tentunya materi membuat sabun deterjen/sampoo atau mengukur nilai pH larutan, secara kurikulum tidak cocok. Kan SK-KD yang bisa dikaitkan dengan pembuatan sabun/deterjen/sampoo, dan pengukuran pH tidak lagi ada to. Meskipun relevansinya dengan program keahlian (perhotelan) dekat, tetapi apakah juga dekat dengan program keahlian bismen/ seni/ teknik?
Jika kita cermati isi silabus IPA SMK ada SK-KD yang dapat kita jadikan acuan untuk menyusun perangkat uji praktik IPA SMK, yaitu Kompetensi Dasar B 4.1 Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah, dengan kegiatan pembelajarannya
1. Praktik membuat kompos dari limbah alami.
2. Praktik membuat kertas daur ulang.
Kebetulan materi ini adalah materi ajar kelas XI semester genap. Semestinya sudah pernah diajarkan atau dipelajari dan dipraktikkan oleh siswa kelas XII, sekitar setahun yang telah lewat. Di antara kedua bentuk praktik di atas, yang paling memungkinkan untuk diangkat sebagai materi uji praktik adalah materi praktik membuat kertas daur ulang, sebab selain mudah dan bisa diterapkan di semua jenis program keahlian, waktunya pelaksanaannya memungkinkan.
Kita tidak perlu kaku harus membuat lembaran kertas dari daur ulang, atau memanfaatkan kertas daur ulang untuk jadi apa tetapi menurut saya, fokusnya adalah bagaimana menjadikan kertas bekas menjadi bahan dasar untuk di buat produk apa saja. Syukur-syukur bisa lintas kompetensi Misalnya kertas bekas dijadikan kerajinan atau produk yang bisa memiliki nilai seni, nilai jual, dan nilai edukasi, bahkan yang tidak kalah penting adalah nilai ekologi.
Gambar yang saya cantumkan ini adalah salah satu contoh (menurut saya) media pembelajaran yang saya buat dari kertas bekas. Mungkin di tangan siswa/guru yang memiliki kompetensi seni kriya, benda ini bisa lebih artistik, sebagai proyek hasil uji kompetensi keahlian, dan bagi siswa/guru yang memiliki kompetensi bisnis bisa menjadi barang dagangan untuk uji praktik kewirausahaan juga kan.
Makanya gak usah bingung, silahkan dikemas secara formal, bagaimana salah satu materi pembelajaran praktik IPA SMK itu menjadi materi uji praktik IPA SMK sejak tahun 2009 ini.

Tidak ada komentar:

Entri Populer

Advert

My Bisnis Slideshow: Purwo’s trip to Solo, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Solo slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.
BISNIS AFFILIASI YUK